Sayap yang Patah


Sayap yang Patah

Lagi pagi yang dingin ini selalu membangunkanku dengan ulahnya yang jail,
hilang sudah selimut ruang mimpi yang ku lalui itu
mentari pun tak juga menampakkan kehangatannya di pagi , apakah ia tak mampu membalas dinginya pagi ini !
kabut2 pagi pun tak mau enggan cepat lampau dari pandanganku yang sempit dan menghimpit
disana ada gejolak kawula muda yang sedang bercengkrama indah dengan tingkah dan maunya
disini lantunan dan deringan bahasa balaghoh yang menyentuh kalbu nan indah
sayang keindahan alam ini telah tercampur tangan orang-orang yang tak beretika
saja berdampak pada duka dan luka ! mengapa kota sejarah pendidikanku selalu ramai oleh penghianatan dan pengelihatan yang semakin membuat ku jauh dari kedamaian .
mengapa DIA menciptakan kegelisahan ? Menghimpit bayangan menyesakkan dada ?Tak berdaya melawak gejolak yang ada.
Wahai ilalang pernahkan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini ?
mengapa semua hanya diam , KATAKANLAH sebuah kata yang bisa meredam gejolak ini !
sebuah janji yang mampu menghapus duka dan luka !
sebersit senyuman yang akan membawa daku dalam kehidupan yang damai.

Sayap yang Patah

0 Response to "Sayap yang Patah"

Post a Comment

Sempatkanlah untuk memberikan salam, kritik, tanggapan, sanggahan, saran, komentar, di kotak komentar. Gratis.....!